Bisnis Pemain Bola Di Seluruh Dunia

Showing posts with label liga champions. Show all posts
Showing posts with label liga champions. Show all posts

Tuesday, May 5, 2009

Hawa Panas Jelang Arsenal vs MU



(AFP/Ian Kington)
Perang urat saraf menjelang duel antar sesama tim Inggris di Liga Champions semakin meningkatkan hawa panasnya, tak ketinggalan para pemain kedua tim, adalah yang melontarkan opini "Fabregas: Harga Pemain Bukan Ukuran"

Cesc Fabregas menceburkan dirinya dalam panasnya atmosfer duel Arsenal versus Manchester United nanti malam. Ia mempersoalkan mahalnya bintang-bintang The Red Devils dibanding The Gunners.



Skipper Arsenal ini membenarkan kebijakan manajernya, Arsene Wenger, yang selalu berhati-hati dalam membeli pemain berbanderol tinggi. Dan dia yakin, kemenangan tengah malam nanti akan membuktikan bahwa pemain mahal bukanlah jaminan kesukesan.

"Hanya karena seorang pemain dihargai 20 juta poundterling, itu tidak berarti dia lebih baik dari pemain berbanderol 2 juta pounds," tukas Fabregas seperti dilansir The Sun.

Di musim ini MU membeli Dimitar Berbatov di angka 30 juta pounds, hampir dua kali lipat dari pembelian Andrei Arshavin oleh Arsenal. Fabregas sendiri cuma berharga 500 ribu pounds sewaktu bergabung ke "Gudang Peluru" dari akademi Barcelona di tahun 2003.




Wenger dikenal sebagai manajer yang jarang membeli bintang jadi. Bakary Sagna, Abu Diaby, Carlos Vela atau bahkan Emanuel Adebayor, misalnya, belumlah seterkenal sekarang sampai dibawa ke London utara oleh Wenger.

"Ini terbukti dari pemain masa lalu klub ini seperti Patrick Viera, Dennis Bergkamp, Robert Pires dan Thiery Henry. Mereka terbaik di dunia, pemain yang mampu memenangi Piala Dunia dan Liga Champions. Sementara banyak pemain yang dibanderol 20 atau bahkan 30 juta pounds yang tidak memenangi apapun," Fabregas melanjutkan pandangannya.

Untuk pertandingan nanti malam, estimasi harga skuad MU yang jadi line up ditaksir lebih tinggi lebih dari 100 juta pounds dibandingkan Arsenal. Tapi ditekankan Fabregas, bukan itu faktor yang akan memainkan peranan besar.

"Kami tidak bermain maksimal di Old Tarford (kalah 0-1--Red). Tapi tentu saja berbeda halnya jika Anda bermain di kandang sendiri. Anda bermain dengan teriakan dukungan di pihak Anda. Anda akan tahu kapan dan di mana memainkan bola."

"Selama kami kuat dan kompak, memberi tekanan pada MU dan tidak membiarkan mereka berkembang, kami punya kesempatan besar untuk lolos ke final," papar gelandang yang kemarin genap berusia 22 tahun itu.

Read More..

Wednesday, April 29, 2009

MU Tundukkan Arsenal 1-0




Reuters
Manchester United memetik kemenangan 1-0 atas Arsenal di laga pertama babak semifinal Liga Champions. Gol semata wayang The Red Devils datang dari John O'Shea di paruh pertama.

Di Old Trafford, Kamis (30/4/2009) MU tampil sangat dominan atas tamunya. Memiliki banyak peluang hampir di sepanjang 90 menit pertandingan, The Red Devils dipaksa puas dengan kemenangan tipis 1-0 melalui gol O'Shea di menit 17.

Arsenal, meski banyak ditekan tetap berusaha tampil ofensif. Namun Emmanuel Adebayor yang dipasang sendirian sebagai striker tak mampu berbuat banyak menghadapi kepungan Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand.


Justru Manuel Almunia yang jadi pahlawan The Gunners setelah dia setidaknya membuat lima penyelamatan gemilang yang menghindarkan Arsenal dari kekalahan lebih besar. Kiper Spanyol itu sempat menghalau sontekan Wayne Rooney, memblok tendangan jarak dekat Carlos Tevez dan menghadang tandukan Cristiano Ronaldo tepat di muka gawang.

Meski menang, MU masih jauh dari aman untuk bisa melangkah ke final Liga Champions keduanya secara beruntun. Hasil imbang memang akan cukup membawa Edwin Van der Sar cs pergi ke Roma untuk menjalani laga final, namun keunggulan satu gol terhitung sangat rawan buat sang juara bertahan.

Sementara untuk Arsenal, peluang mereka juga masih terbuka lebar, kemenangan dengan selisih dua gol akan membawa mereka lolos ke final. Di Premiership musim ini, pasukan Arsene Wenger menundukkan MU dengan 2-1.

Read More..

Tuesday, April 28, 2009

Terry: Hasil yang Fantastis




Reuters
Chelsea memetik hasil positif dengan menahan Barcelona 0-0 di laga pertama semifinal Liga Champions. Kapten The Blues, John Terry, menyebut hasil ini fantastis.

Skor 0-0 menjadi kesimpulan akhir duel keduanya di Camp Nou, Rabu (29/4/2009) dinihari WIB. Permainan Barca yang selama ini dikenal ofensif berhasil diredam permainan defensif yang diterapkan dengan penuh disiplin oleh Chelsea.

"Mereka banyak menguasai bola dan mendapat sejumlah peluang berharga," ujar Terry kepada ITV Sports. "Kami tahu mereka banyak memainkan umpan terobosan. Jadi kami memperketat pertahanan dan menjinakkan mereka."

Hasil ini mendorong pendulum peluang untuk melaju ke final bergerak ke arah Chelsea. Kemenangan 1-0 di semifinal kedua yang akan digelar di kandang sendiri pekan depan membuat The Blues yakin mereka bakal menembus final lagi setelah melakukannya tahun lalu.



"Ini adalah hasil yang fantastis. Kami akan siap untuk bertanding lagi di Stamford Bridge dengan seluruh fans berada di belakang kami," kata Terry kemudian.

Chelsea bisa saja meraih hasil lebih baik andai dua peluang terbaik mereka melalui Didier Drogba di penghujung babak pertama tidak digagalkan oleh penampilan cekatan kiper lawan, Victor Valdes.

"Sejujurnya, Drogba tidak beruntung dengan dua kesempatan itu. Kami memang sudah memperkirakan akan mendapat sejumlah peluang," sambung Terry.

Di akhir-akhir pertandingan, Barca sempat mengklaim berhak atas hadiah penalti setelah Jose Bosingwa dituding menjatuhkan Thierry Henry di kotak penalti. Namun Terry menolak klaim tersebut.

"Bosingwa? Saya pikir tidak. Wasit membiarkan permainan mengalir," tuntas dia.

Read More..

Cech Bawa Chelsea Imbangi Barca

Petr Cech memperlihatkan performa luar biasa dalam mengawal gawang Chelsea saat menghadapi Barcelona di laga pertama semifinal Liga Champions. Pertandingan pun berakhir 0-0.

Sejumlah penyelamatan dibuat Cech dalam 90 menit laga di Camp Nou, Rabu (29/4/2009) dinihari WIB. Alhasil, Barca yang menguasai permainan harus gigit jari karena gagal mencetak kemenangan.Hasil 0-0 ini menguntungkan Chelsea yang akan bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua pekan depan. Menang 1-0 sudah cukup untuk meloloskan The Blues ke partai final.


AFP/Philippe Desmazes

Jalannya pertandingan
Guus Hiddink selaku arsitek Chelsea tampaknya memilih untuk mengokohkan pertahanan dengan hanya menempatkan Didier Drogba di depan sendirian. Di lini tengah, ada lima gelandang dengan dua di antaranya adalah holding midfielder.

Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Barca memetik peluang pertamanya. Berawal dari tendangan bebas Thierry Henry dari sayap kiri, bola disundul Samuel Eto'o di tiang jauh tetapi bola cuma melintas di mulut gawang.


Chelsea balik menggebrak semenit kemudian. Menerima umpan pendek dari Jon Obi Mikel, tendangan menyusur tanah dari Frank Lampard tidak menemui sasaran karena melebar.

Cech sempat membuat Chelsea berdebar ketika ia gagal menangkap bola umpan silang Henry dengan sempurna. Bola yang mental dari tangan Cech coba dikejar Eto'o tetapi bek The Blues lebih cepat menyapu bola dari daerahnya.

Menit 17, Eto'o mendapat peluang. Menguasai bola di dalam kotak penalti Chelsea, tendangan penyerang Kamerun itu tidak menemui sasaran karena keluar lapangan akibat membentur kaki Terry.

Cech mulai memperlihatkan aksinya saat pertandingan berjalan setengah jam. Sebuah tendangan Henry dari sisi kiri kotak penalti berhasil dikuasai kiper asal Republik Ceko itu dengan baik. Tiga menit kemudian, Cech menepis bola yang ditendang keras oleh Henry dari luar kotak penalti.

Melalui serangan balik, Drogba beroleh kans terbaik tim tamu di menit 38. Merebut bola dari kaki Rafael Marquez, tendangan Drogba masih bisa ditahan Victor Valdes. Di tendangan kedua, Valdes masih dengan tangguh menahan si kulit bundar.

Semenit menjelang jeda, Cech mengamankan gawangnya dengan baik setelah menjinakkan tendangan keras Andres Iniesta dari luar kotak penalti. Skor 0-0 bertahan hingga wasit mengabakan waktunya turun minum.

Memasuki babak kedua, Barca terus menggencarkan serangan. Menit 59, dari sebuah tendangan sudut, tendangan kaki kiri Lionel Messi melambung jauh di atas gawang Cech. Gagal lagi kans Blaugrana.

Satu jam lewat semenit, kembali peluang Barca menemui tembok tebal bernama Cech. Tendangan keras Dani Alves dari sayap kanan berhasil dibuang Cech keluar lapangan. Enam menit kemudian, tendangan bebas Alves melayang tipis di atas mistar.

Menit 68, sebuah aksi individu Eto'o membahayakan gawang Chelsea. Menang adu lari melawan pemain belakang 'Si Biru', tendangan Eto'o dari posisi yang cukup terbuka berhasil ditepis oleh Cech.

Iniesta mencoba memecahkan kebuntuan dengan penetrasinya ke kotak penalti Chelsea di menit 80. Aksi sang gelandang diakhiri dengan sepakan keras kaki kiri tetapi lagi-lagi Cech menepisnya dengan sigap.

Peluang terbaik Barca datang lewat kepala pemain pengganti, Bojan Krkic. Mendapat umpan crossing dari Alves, sundulan penyerang muda yang berada dalam posisi tak terjaga itu melambung tinggi.

Kans terakhir Barca terjadi di menit kedua injury time. Aleksander Hleb tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Cech, tetapi tendangan pemain Belarusia itu berhasil ditepis Cech. Bola rebound coba ditendang lagi oleh Hleb tetapi arahnya melebar.

Hingga peluit akhir dibunyikan wasit, skor 0-0 tetap bertahan.

Susunan pemain
Barcelona: Valdes; Dani Alves, Marquez (Puyol 52), Pique, Abidal; Xavi, Toure Yaya, Iniesta; Messi, Eto'o (Bojan 82), Henry (Hleb 87)

Chelsea: Cech; Ivanovic, Alex, Terry, Bosingwa; Mikel, Ballack (Anelka 90), Essien, Lampard (Belletti 71), Malouda; Drogba


Read More..

Jelang Barcelona vs Chelsea


Catatan Hiddink Lawan Barca & Pep



AFP/ADRIAN DENNIS

Guus Hiddink sudah beberapa kali berhadapan dengan Barcelona. Bukan hanya itu, dalam satu laga Hiddink bahkan pernah sama-sama diusir dengan pelatih Barca saat ini, Pep Guardiola.

Kompetisi La Liga Primera merupakan salah satu babak dalam karir kepelatihan Hiddink. Di sana dia pernah membesut Valencia (1991-1994), Real Madrid (1998-1999) dan Real Betis (1999-2000).


Di sana, si manajer Chelsea sudah delapan kali berkesempatan melawan Barcelona. Hasilnya, Hiddink cuma dua kali mampu membawa timnya menang atas Barca. Sisanya berakhir dengan lima kekalahan dan sekali imbang.

Situs Barcelona menyebut bahwa salah satu kekalahan Hiddink atas Los Cules tadi bahkan menjadi pemicu pemecatan si Meneer Belanda tersebut. Medio Februari 1999, Barca menggulung Madrid yang tengah ditangani Hiddink dengan skor telak 3-0. Sepekan kemudian Hiddink digantikan John Toschack.

Akan tetapi, salah satu kemenangan Hiddink atas Barca niscaya juga sulit dilupakan. Pada 11 April 1992, Hiddink menukangi Valencia dan membawa tim itu menang 1-0 atas Barca.

Di dalam laga, Hiddink dikartu merah karena mendebat keputusan wasit. Uniknya, Guardiola yang saat itu masih membela Barca (1990-2001) juga dapat kartu merah usai mengoleksi dua kartu kuning.

Saat Barcelona menjamu Chelsea, Rabu (29/4/2009) dinihari WIB, Hiddink pun akan menjalani pertemuan kesembilannya dengan klub Catalan itu, meski baru pertama kalinya di Eropa. Juga jadi kali pertama Hiddink berhadapan dengan Guardiola saat keduanya duduk di kursi pelatih.

Read More..

Jelang MU vs Arsenal

Wasit Percaya Ronaldo Takkan Diving

Ada cap tukang diving yang tersemat kepada Cristiano Ronaldo. Bo Larsen yang akan menjadi wasit semifinal Liga Champions leg pertama tak risau karena yakin Ronaldo tak bakal diving.

Dengan ditunjuk jadi pengadil lapangan untuk laga Manchester United kontra Arsenal, Larsen pun menghadapi pertanyaan tentang bagaimana nanti menghadapi Ronaldo yang dinilai sering bersikap teatrikal di lapangan.


"Anda harus memberikan kedua tim keputusan yang bersih saat mewasiti. Saya percaya dia takkan diving," tegas Larsen di Bold yang dikutip Setanta, Selasa (28/4/2009).

"Saya sudah melihatnya beberapa kali sebelumnya dan di masa lalu juga sudah memberi peringatan kepadanya soal diving," lanjut dia.

Apapun, Larsen sendiri menetapkan azas praduga tak bersalah. Dia tak mau sudah lebih dulu menghakimi Ronaldo sebelum pertandingan karena itu malah bisa mempengaruhi keputusan yang nanti dia jatuhkan.

"Saya pikir Anda harus hati-hati agar tak punya pikiran macam-macam dan hasilnya bikin keputusan yang salah. Saya menantikan pertandingan yang adil dan akan berusaha sekuat tenaga," demikian dia.

Read More..

Sunday, April 5, 2009

Jelang Liga Champions: Bayern Pincang di Belakang

Lucio (Reuters)Berita Bola: Munich - Barisan pertahanan Bayern Munich baru saja diporakporandakan Wolfsburg di kompetisi lokal akhir pekan lalu. Menghadapi laga besar melawan Barcelona, lini belakang FC Hollywood bisa makin pincang.

Hari Sabtu (4/4/2009) kemarin Bayern menyerah 1-5 di kandang Wolfsburg, di mana empat gol terakhir yang bersarang di gawang Michael Rensing tercipta hanya dalam selang waktu 14 menit.

Kekalahan tersebut dinilai sebagai langkah mundur karena sebelumnya grafik permainan Bayern sedang menanjak, termasuk saat menghancurkan Sporting Lisbon di babak perempatfinal Liga Champions dengan skor total 12-1.


Sial buat pelatih Juergen Klinsmann, untuk laga di Nou Camp hari Rabu (9/4/2009) lusa, stok bek tengah mereka malah berkurang. Lucio hampir dipastikan absen karena ototnya tertarik dalam laga melawan Wolfsburg, di mana ia ditarik keluar di menit 67.

Di saat yang sama Klinsmann juga takkan bisa memainkan Daniel van Buyten karena sudah terlanjur memberi dispensasi pada bek internasional Belgia itu. Van Buyten minta izin kembali ke negaranya karena adalah urusan keluarga yang tak bisa ditinggalkan.

Dengan demikian tinggal Martin Demichelis stok centre back senior yang dimiliki Bayern. Untuk menemaninya tak ada pilihan lain kecuali Klinsmann menyiapkan pemain Brasil berusia 19 tahun, Breno.

Kabar tak sedap lain buat fans Bayern adalah Franck Ribery dan Phillip Lahm ditengarai mengalami cedera pula dari partai di Wolfsburg. Harian Spanyol Sport menyebut Ribery bermasalah pada kakinya, sedangkan Lahm ada problem di betis.

Meski demikian Klinsmann masih cukup optimistis dengan kedua pemain tersebut. "Mereka baik-baik saja," ujarnya saat memimpin latihan tim hari Minggu kemarin.

Read More..

Tuesday, March 10, 2009

Duo Inggris Maju, Munich Tebar Ancaman


Liga Champions
Dua klub Inggris berhasil menggenggam erat tiket perempatfinal Liga Champions. Tetapi awas, Bayern Munich diam-diam menebar ancaman dengan kemenangan raksasanya.

Liverpool dan Chelsea yang menjadi dua tim Inggris pertama yang berlaga di leg kedua perdelapanfinal Liga Champions, Rabu (11/3/2009) dinihari WIB. Selain mereka, masih ada Manchester United dan Arsenal.

Dengan gemilang, Liverpool menghantam pengoleksi gelar terbanyak Piala/Liga Champions, Real Madrid, dengan 4-0. Secara agregat, The Reds berhak ke perempatfinal dengan keunggulan 5-0.



Di Turin, partai Chelsea kontra Juventus menjadi episode pertama 'perang' Italia-Inggris. Hasilnya, The Blues sukses keluar dari sarang lawan dengan skor 2-2 dan lolos dengan agregat 2-3.

Keberhasilan Liverpool dan Chelsea di atas memberi sinyal bahwa dominasi Inggris di Eropa masih belum akan terputus tahun ini. Keduanya sukses bermain maksimal saat tandang ataupun kandang.

Langkah keduanya akan coba diikuti oleh MU dan Arsenal yang akan bertanding dinihari nanti. MU bakal menjamu jawara Italia, Inter Milan, sementara Arsenal melawat ke kandang AS Roma.

Di luar solidnya permainan tim-tim Inggris, satu tim yang bisa mulai mengerek posisi mereka di daftar favorit para juara adalah Munich. Tim asuhan Juergen Klinsmann ini lolos ke 8 Besar dengan menyingkirkan Sporting Lisbon.

Catatan khusus patut diberikan kepada Munich karena mereka berhasil unggul 12-1 secara agregat. Setelah menang 5-0 di leg pertama di markas lawan, di kandang sendiri FC Hollywood mengamuk dengan menang 7-1.

Sporting memang bukan tim papan atas Eropa, tetapi kemenangan Munich diraih dengan penampilan memikat dari sejumlah pemain yang selama ini lebih kerap disimpan sebagai cadangan.

Penyerang yang akan pindah di akhir musim, Lukas Podolski, memborong dua gol. Seorang pemain belia berusia 19 tahun, Thomas Mueller, mencetak gol penutup tim Bavaria itu.

Hal ini menunjukkan bahwa Munich punya kekuatan yang cukup seimbang dan merata. Dan di fase selanjut ini, hal itu bisa menjadi kunci kesuksesan Munich.

Read More..

Waspadai Free-kick Juninho!

Jelang Barcelona vs Lyon
Barcelona pernah dihukum oleh tendangan bebas Juninho. Agar bisa melewati hadangan Lyon, pelatih Barca Josep Guardiola pun meminta anak asuhnya mewaspadai gelandang Brasil itu.

Satu gol dicetak Juniho ketika Lyon menjamu Barca di leg pertama 16 Besar Liga Champions dua pekan lalu. Gol itu sempat membuat Lyon unggul sebelum akhirnya Los Azulgrana sukses memaksakan skor akhir 1-1.

Hasil di leg pertama itu jelas menguntungkan Barca yang akan menjadi tuan rumah di leg kedua, Kamis (12/3/2009) dinihari WIB. Sejak awal, Guardiola meminta pasukannya tidak sembarangan melakukan pelanggaran.



"Penting untuk tidak memberi mereka tendangan bebas di sekitar kotak penalti," ujar Guardiola seperti dikutip Reuters.

Tendangan bebas Juninho memang maut dan dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Barca sudah pernah menjadi korban lebih dari sekali karena musim lalu pun sepakan bebas gelandang 32 tahun itu dua kali merobek gawang Barca di dua pertemuan.

Untuk mencegah sengatan Juninho, Guardiola berencana untuk mengambil inisiatif permainan. Tetapi Guardiola juga tahu bahwa lawan berpeluang untuk menggigit balik melalui serangan balik.

"Pertahanan terbaik adalah menyerang. Saya pikir mereka akan menunggu hingga kami kehilangan bola dan mencoba memukul kami lewat serangan balik," kata Guardiola kemudian.

Read More..

Villarreal Lolos dari Hadangan Panathinaikos


Villarreal memastikan Spanyol memiliki wakil di perempatfinal Liga Champions. Hasil ini mereka raih setelah Selasa, 10 Maret 2009, menang 2-1 atas tuan rumah Panathinaikos.

Hasil 2-1 menjadikan agregat menjadi 3-2. Di leg pertama di kandang Villarreal, kedua tim berbagi angka 1-1.

Ketiga gol yang terjadi pada pertandingan ini tercipta pada babak kedua. Ariel Ibagaza membawa Villarreal di atas angin dengan golnya di menit 49.



Hanya berselang enam menit, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan. Vangelis Mantzios menjebol gawang The Yellows yang dikawal Diego Lopez dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Keasyikan menyerang, Panathinaikos kembali kebobolan kali ini oleh Joseba Llorente di menit 70. Skor 2-1 bertahan sampai pertandingan usai.

Dengan demikian Spanyol masih memiliki peluang meloloskan dua tim ke delapan besar. Hari ini Barcelona akan mencoba peruntungannya saat menghadapi Lyon di Bernabeu.

Susunan pemain
Panathinaikos: 1-Mario Galinovic; 29-Mikael Nilsson, 24-Loukas Vintra, 3-Jose Sarriegi, 25-Jakub Wawrzyniak (5-Ante Rukavina 86); 15-Gilberto Silva, 23-Simao, 21-Giorgios Karagounis; 19-Gabriel (17-Lazaros Hristodoulopoulos 74), 14-Dimitris Salpigidis; 26-Vangelis Mantzios.

Villarreal: 13-Diego Lopez; 18-Angel Lopez (17-Javi Venta 29), 20-Fabricio Fuentes, 4-Diego Godin, 5-Joan Capdevila; 8-Santi Cazorla, 19-Marcos Senna, 6-Sebastian Eguren, 11-Ariel Ibagaza (21-Bruno 75); 22-Giuseppe Rossi, 15-Nihat Kahveci (16-Joseba Llorente 46).


Read More..

Juande Ramos Tentang Dua Gol The Reds

Manajer Real Madrid Juande Ramos mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya tersingkir di perdelapanfinal Liga Champions. Menurut Ramos, dua dari empat gol Liverpool ke gawang Iker Casillas seharusnya tidak perlu terjadi.

“Saya begitu kecewa harus tersingkir dari arena Liga Champions. Saya meragukan (sahnya) dua gol pertama,” kata Ramos seperti dikutip Goal.

Pada pertandingan di Anfield, Selasa 10 Maret 2009, Liverpool menang 4-0 sehingga agregat menjadi 5-0.

The Reds sudah bisa menjebol gawang tamunya saat pertandingan berjalan 16 menit. Fernando Torres menceploskan bola hasil umpan Dirk Kuyt. Gol ini sebenarnya bisa disebut kontroversial karena Torres sebelumnya sempat menarik Pepe Reina hingga terjatuh.


Gol Torres ini membuat Madrid panik. Kepanikan bertambah parah ketika mereka tertinggal 0-2. Wasit memberikan tendangan penalti setelah defender Madrid, Heinze, dianggap handsball.

Pemain Madrid melancarkan protes karena merasa keputusan wasit salah. Namun penalti di menit ke-28 tetap diberikan. Steven Gerrard mengirim Iker Casillas ke arah yang salah. The Reds unggul 2-0 hingga jeda.

Usai dua gol itu, Ramos mengakui timnya semakin sulit untuk bisa bermain tenang. Keharusan mencetak tiga gol menjadikan pertahanan mereka menjadi lebih terbuka karena konsentrasi tercurah untuk menyerang.

“Pada kompetisi seperti ini Anda akan menghadapi lawan terbaik. Dari dua partai, Liverpool memperlihatkan diri kalau mereka lebih baik,” kata Ramos.


Read More..

Ronaldo: Ayo, Tendang Saya


Preview Manchester United vs Inter Milan

Diakui, Cristiano Ronaldo memiliki peran vital buat Manchester United. Namun, sudah menjadi rahasia umum kalau CR7 mendapatkan posisi ini dengan cara yang kadang kurang terpuji.

Pemain Terbaik Dunia 2008 itu sering bereaksi dengan cara tak patut di atas lapangan. Musim ini saja pemain berusia 24 tahun ini terlibat insiden penendangan dengan beberapa pemain lawan seperti Scott Brown, Michael Dawson dan David Dunn.

"Kadang sulit menghindari hal-hal seperti itu, apalagi dalam atmosfer stadion dan vitalitas pertandingan," kata Ronaldo seperti dilansir Republik of Manchunia, Selasa 10 Maret 2009. "Tapi kalau seseorang menendangku, aku akan bangkit dan bermain lagi. Aku tak takut ditendang, itu bagian dari permainan," ujarnya.



Tendangan hanya satu dari sekian masalah kontroversial CR7. Ia juga bermasalah dengan fans yang menganggapnya jadi ancaman terbesar.

Fans Stoke City pernah menyanyikan senandung "cengeng" tiap kali Ronaldo memegang bola. Pendukung Chelsea bahkan mendoakannya tewas dalam kecelakaan Ferrari beberapa waktu lalu.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, bahkan pernah menudingnya arogan karena memiliki sifat yang tak terpuji. Namun itu semua tak membuatnya gentar. CR7 yakin itu semua hanya hal-hal yang membuat permainannya tambah meningkat.

"Saya memang baru 24 tahun. Tapi, saya berpengalaman dalam pertandingan besar. Dan itu membantu Anda mengatasi situasi tertekan," kata Ronaldo lagi.

Ronaldo tampaknya harus bersiap kembali melakoni "tendangan" lain saat lawan Inter Milan, Kamis dini hari WIB, 12 Maret 2009. Pasalnya, klub Italia inilah yang sebentar lagi akan jadi lawan MU dalam leg 2 babak 16 besar Liga Champions.


Read More..

Iklan Gak Jelas ( isi diluar tanggung jawab pemilik blog )

Free Advertising

  ©Template by Dicas Blogger.

TOPO