Bisnis Pemain Bola Di Seluruh Dunia

Showing posts with label Liga Italia. Show all posts
Showing posts with label Liga Italia. Show all posts

Sunday, March 13, 2011

AC Milan terhindar dari kekalahan

Milan - AC Milan terhindar dari kekalahan saat menghadapi Bari. Terima kasih kepada Antonio Cassano yang menyumbangkan gol buat Rossoneri sehingga pertandingan berakhir 1-1.

Bertanding di hadapan para pendukungnya yang memadati Stadion San Siro, Minggu (13/3/2011), Milan tertinggal lebih dulu lewat gol striker Bari, Gergely Rudolf.

Milan terhindar dari kekalahan saat Cassano yang turun sebagai pengganti mencetak gol penyama di akhir babak kedua. Kedua tim pun dipaksa puas dengan mengantungi satu angka.

Akibat hasil itu, Milan gagal menjauhkan jaraknya dari Inter Milan yang dua hari lalu ditahan Brescia. Saat ini, Milan masih berada di puncak dengan 62 poin dan Inter menguntit satu posisi di bawahnya dengan 57 angka.

Jalannya pertandingan
Milan yang berusaha mencari penghiburan usai tersingkir di Liga Champions tampil menyerang sejak awal. Pada menit ketujuh, tandukan Robinho menyambut umpan Ignazio Abate masih melebar.

Peluang emas berikutnya diciptakan Milan di menit 26. Ibrahimovic melancarkan tendangan deras ke gawang Bari, tetapi bola ditepis kiper Jean Francois Gillet dengan tangkas.

Di saat asyik menyerang, Milan justru kebobolan di menit 39. Sergio Almiron tidak mengeksekusi sebuah tendangan bebas dengan sepakan langsung, tetapi mengirim umpan terobosan kepada Rudolf.

Rudolf yang lepas dari penjagaan pemain Milan melepas tendangan menyusur tanah ke tiang jauh kiper Milan, Christian Abbiati. Skor pun berubah jadi 0-1 buat Bari.

Milan mencoba mengejar ketertinggalannya di babak kedua. Pada menit 50, Robinho melepaskan tembakan mendatar ke gawang Bari, tetapi Gillet lagi-lagi bisa menjinakannya.

Menit 59, Milan sebenarnya bisa menyarangkan bola ke jala Bari lewat upaya Ibrahimovic. Namun gol itu dianulir karena Ibra melakukan handball. Kartu kuning untuk penyerang Swedia itu.

Milan bahkan harus kehilangan Ibrahimovic sejak menit 72. Kartu merah diacungkan wasit kepada Ibra setelah penyerang Milan itu memukul perut Marco Rossi dalam sebuah insiden.

Keputusan pelatih Milan Massimo Allegri menurunkan Antonio Cassano sejak menit 56 berbuah manis ketika pada menit 82 striker 28 tahun itu menjebol gawang Bari, klub yang mencuatkan namanya.

Cassano yang berada di dalam kotak penalti diberi umpan silang oleh Luca Antonini dari kiri. Dalam posisi tak terjaga, Cassano menyambut bola dengan sepakan terarah dan gol. Skor pun jadi 1-1.

Setelah mencetak gol itu, Cassano terlihat tidak mau merayakannya. Hal yang wajar mengingat Bari adalah tim yang mendidiknya sekaligus tim kampung halamannya.

Hingga waktu tersisa habis, tidak ada gol tambahan tercipta dari kedua tim. Skor akhir pun jadi 1-1.

Susunan pemain
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Gattuso (Seedorf 82), Van Bommel, Merkel (Emmanuelson 46); Robinho (Cassano 56); Pato, Ibrahimovic

Bari: Gillet; A Masiello (Rinaldi 46), Glik, Belmonte, Rossi; Codrea, Almiron, Bentivoglio; Alvarez (Huseklepp 61), Rudolf (Kopunek 68), Ghezza

Read More..

AC Milan vs Bari

Hasil Skor AC Milan vs Bari 13 Maret 2011 | Pertandingan Liga Italia - AC Milan nyaris menuai malu di depan ribuan pendukungnya yang memadati Stadion San Siro, pada lanjutan Liga Italia Minggu (13/3). Di pertandingan itu Antonio Cassano jadi pahlawan Milan dengan menyumbangkan gol buat Rossoneri sehingga skor berakhir 1-1.

Hasil seri itu membuat Milan gagal menjauh dari Inter Milan yang dua hari lalu ditahan Brescia. Saat ini, Milan masih berada di puncak dengan 62 poin dan Inter menguntit satu posisi di bawahnya dengan 57 angka.

Kembali ke laga Milan vs Bari. Milan kebobolan lebih dulu di menit 39 setelah Rudolf mencetak gol. Upaya Milan mengejar ketinggalan baru bernuah di menit 82 lewat gol Cassano yang turun sebagai pemain pengganti.

Read More..

Thursday, May 14, 2009

Lazio Juara Coppa Italia


Muslera Akhiri Puasa Gelar Lazio
Penyerang Lazio, Mauro Zarate merayakan kemenangan meraih Coppa Italia di Stadion Olimpico, Kamis (14/5) dini hari WIB. Lazio menjadi juara setelah mengandaskan Sampdoria melalui adu penalti di babak final.
Artikel Terkait:

KAMIS, 14/5/2009 | 06:20 WIB

ROMA, KOMPAS.com — Lazio menjuarai Coppa Italia setelah mengalahkan Sampdoria melalui adu penalti, Kamis (14/5) dini hari WIB. Keberhasilan kiper Nestor Muslera menahan dua eksekusi lawan mengakhiri puasa gelar Lazio sejak Coppa Italia 2004 silam.

Mengingat dominasinya sepanjang pertandingan, Lazio pantas menjuarai pertandingan itu. Sejak menit awal, Lazio konsisten menekan Sampdoria. Mereka bahkan unggul 1-0 lebih dulu pada menit kelima melalui Mauro Zarate.

Setelah menyusur sisi kiri lapangan, Zarate kesulitan menembus barisan pertahanan. Dari luar kotak penalti, ia memutuskan mengirim bola ke sebelah kanan atas gawang Sampdoria. Ujung jari-jari tangan kiper Luca Castellazzi sempat mengenai bola, tetapi itu tidak meluputkan bola lolos masuk gawangnya.

Selanjutnya, meski masih menguasai permainan, Lazio gagal menambah gol sampai terjadinya gol balasan Sampdoria pada menit ke-30. Adalah penyerang Giampaolo Pazzini yang menaklukkan kiper Nestor Muslera.

Gol bermula dari umpan sundulan Antonio Cassano kepada Ousmane Dabo yang berdiri di sisi kanan kotak penalti. Dabo lantas menanduk bola ke arah gawang. Pazzini yang berdiri di tengah kotak penalti, menambahkan sedikit sentuhan dengan kepalanya dan menajamkan tukikan bola ke sudut kiri gawang NestorMuslera.

Di bawah pimpinan Zarate, Lazio terus menggempur Sampdoria. Namun, kokohnya benteng Sampdoria yang dibangun Stefano Lucchini dkk sanggup meredam gempuran Sampdoria.

Dalam beberapa kesempatan, Sampdoria mampu mengancam melalui serangan balik. Namun, kurang sempurnanya eksekusi membuat Sampdoria hanya membuang peluang.

Skor tak kunjung berubah hingga akhir babak tambahan waktu. Adu penalti pun dilakukan.

(S) Cassano: tembakannya berhasil ditepis Muslera di sisi di sudut kanan gawang.

(L) Ledesma: eksekusinya menembus mulut gawang masuk ke sudut atas gawang Castelazzi.

(S) Palombo: bola melesak ke tengah gawang. Muslera kurang cepat mengantispiasi bola.

(L) Rocchi: eksekusinya membentur tiang kanan bawah.

(S) Pazzini: berhasil meloloskan bola ke tengah gawang. Muslera sudah telanjur jatuh ke kanan.

(L) Rozehnal: bolanya melesak ke sudut kanan atas.

(S) Gastaldello: tembakannya ke tengah gawang masuk melewati celah antara ketiak dan dada Muslera.

(L) Kolarov: bola melesat masuk ke sudut kiri bawah.

(S) Accardi: eksekusinya ke tengah gawang salah diantisipasi Muslera yang jatuh ke kanan.

(L) Zarate: tembakan bola ke tengah jala salah diantisipasi Castelazzi yang jatuh ke kanan.

(S) Delvecchio: bolanya ke sudut kiri atas sempat tersentuh ujung jari tangan Muslera namun tetap masuk.

(L) Lichtsteiner: tembakan ke sudut kiri bawah gagal diantisipasi Castellazzi.

(S) Campagnaro: tembakannya ke tengah atas jala ditepis Muslera.

(L) Dabo: bola ke tengah gawang lebih cepat masuk dari gerak antisipasi Castellazzi.

Susunan pemain:
Lazio:
Muslera; Lichtsteiner, Siviglia, Rozehnal, Kolarov; Brocchi (De Silvestri 103), Dabo, Ledesma, Foggia (Del Nero 80); Zarate, Pandev (Rocchi 72)
Sampdoria: Castellazzi; Campagnaro, Lucchini (Gastaldello 96), Accardi; Stankevicius, Pieri; Sammarco (Dessena 90), Palombo, Franceschini (Delvecchio 87); Pazzini, Cassano

Read More..

Tuesday, May 5, 2009

Kaka Pindah ke Madrid? Gak Iya?




(REUTERS)

Seperti biasa mendekati akhir musim kompetisi seperti sekarang ini sudah mulai perang rumor perpindahan pemain, bisa jadi ini taktik para owner dan agen pemain untuk meningkatkan bargaining harga tawar pemain mereka.

Lihat rumor kepindahan Kaka Ke Real Madrid ini, bermula dari ucapan Silvio Berlusconi bahwa Milan tak pernah melarang pemainnya pergi, Kaka pun dilaporkan berminat main di Real Madrid. Benarkah itu? Bapaknya bilang, tidak.



Hari Senin (4/5/2009) kemarin koran Spanyol AS melaporkan bahwa Kaka sedang mengarah ke Santiago Bernabeu, menyusul pernyataan yang dibuat Bosco Leite, bapak sekaligus agen bintang internasional Brasil itu.

Dikatakan Kaka senior, musim depan anaknya akan berseragam Los Blancos, di bawah kepempinan presiden baru, Florentino Perez.

Demi mengetahui kabar tersebut, situs media Brasil Globoesporte.com melakukan konfirmasi kepada Bosco Leite, dan hasilnya jauh berbeda dengan laporan AS.

"Saya tidak pernah mengucapkan kata-kata itu," tukas Leite. "Saya tak pernah membicarakan kemungkinan transfer dengan klub-klub yang terlibat. Jadi, anak saya tidak pindah ke Real Madrid."

"Sampai saat ini ia ingin mengakhiri musim dengan capaian tinggi, serta fokus pada sisa pertandingan," imbuhnya, seperti dilansir Goal.com.

Belum lama ini Berlusconi sang pemilik Milan mengatakan bahwa pihaknya selalu ingin bersama Kaka. Namun, mereka punya sebuah filosofi untuk tidak mengekang siapapun yang tidak mau lagi membela Rossoneri.

Read More..

Monday, April 6, 2009

Ronaldinho Masih Terjamin


Dinho (AFP/Damien Meyer)Berita Bola: Milan - Ronaldinho masih diturunkan ke lapangan dari bangku cadangan saat AC Milan bertanding melawan Lecce. Meski begitu, pemain terbaik dunia tiga kali itu dijamin tetap berprospek cerah bersama Rossoneri.

Baru dimainkan mulai menit 53 sebagai pengganti Clarence Seedorf, Ronaldinho menjadi pahlawan di ujung permainan. Ia memecah kebuntuan kedua tim untuk menghasilkan gol.



Memasuki injury time, ia menjadi orang terakhir yang menyentuh bola dalam sebuah kemelut di mulut gawang Lecce. Berawal dari free kick Andrea Pirlo, bagian belakang kepalanya meneruskan sundulan Philippe Senderos untuk mmbuat bola terdorong ke dalam jaring lawan.

Gol itu membuka kemenangan Milan, yang tak lama kemudian membesar menjadi 2-0 berkat gol tambahan Pippo Inzaghi. Skuad Carlo Ancelotti pun pulang dengan keunggulan 2-0 dari laga yang digelar Senin (6/4/2009) dinihari WIB itu.

Tentang Ronaldinho, pemain berusia 29 tahun itu mulai kehilangan tempatnya di inti terutama sejak David Beckham bergabung dengan LA Galaxy di awal tahun. Selain Beckham, permainan medioker Ronaldinho membuat ia jarang menjadi starter.

Bahkan ketika Beckham tidak dimainkan dalam laga di atas, eks bintang Barcelona itu pun tidak dimainkan Ancelotti dari menit pertama. Hanya saja, alasannya mirip dengan Beckham: perlu berhemat tenaga karena habis melakukan tugas negara membela timnas masing-masing.

"Dia tampil sangat baik di paruh pertama musim ini dan memberi kontribusi yang penting untuk tim ini. Lalu dia terkena cedera tumit yang membuatnya absen satu bulan, dan dia pun kehilangan form-nya," jelas Ancelotti.

"Saya bisa menjamin bahwa dia akan lebih baik dari sebelum dia pergi untuk international duty, dan akan segera ke bentuk permainan terbaiknya. Kami pun sedang fokus pada dia untuk musim depan. Dia masih muda dan bahkan bisa berperan lebih besar lagi di tim ini," tambah sang pelatih

Read More..

Saturday, March 7, 2009

Inter & Juve Menang, Roma Imbang


Inter Milan memantapkan dominasi mereka di arena Liga Italia. Bertandang ke markas Genoa, Sabtu 7 Maret 2009, Inter menang 2-0.

Gol pertama Inter pada pertandingan yang digelar di Comunale Luigi Ferraris sudah tercipta saat pertandingan baru berjalan dua menit. Zlatan Ibrahimovic menjebol gawang Genoa yang dijaga Rubinho.

Inter mencetak gol keduanya pada menit ke-61. Mario Balotelli mengubah kedudukan menjadi 2-0 dengan memanfaatkan umpan Ibra. Hasil ini menjadikan Inter unggul tujuh poin dari saingan terdekatnya, Juventus, yang ada di paringkat kedua.

Juventus sendiri pada pertandingan melawan Torino juga sukses meraih kemenangan. Mereka menang 1-0 atas Torino pada pertandingan yang digelar di Stadio Olimpico Grande Torino.

Satu-satunya gol pada pertandingan itu dicetak oleh Giorgio Chiellini sembilan menit menjelang bubaran. Tambahan tiga angka menjadikan Juve kini mengoleksi 56 poin.

Sementara itu AS Roma harus puas dengan hasil imbang 1-1- ketika melawan tamunya Udinese. Mirko Vucinic menghindarkan Roma dari kekalahan dengan golnya di menit 61 yang mengubah kedudukan menjadi 1-1. Gawang Roma lebih dulu cebol sepuluh menit sebelumnya oleh Felipe.

Dengan tambahan tiga poin, Roma naik ke peringkat kelima dengan 45 poin. Sementara Udinese ada di posisi ke-11 dengan 35 poin

Read More..

Thursday, March 5, 2009

Takayuki Morimoto banyak dibicarakan publik Italia


Dalam beberapa pekan ini, nama Takayuki Morimoto banyak dibicarakan publik Italia. Striker asal Jepang ini tampil impresif bersama tim gurem Catania.

Nama Morimoto pun menjadi beken. Dan Manchester United pun mulai meliriknya.

Ya, Catania memang harus bersyukur dengan sosok Morimoto. Hidetoshi Nakata baru ini mampu menjadi aktor penting kesuksesan Catania di paruh kedua musim ini.

Bahkan, saat Catania melumat Palermo 4-0, akhir pekan lalu, striker 20 tahun ini layak ditempatkan sebagai bintang. Satu gol dan dua assist menjadi bukti kepiawaiannya


Penampilan apik Morimoto ini membuat raksasa Liga Inggris, United berniat memboyongnya. Ia akan ditempatkan di skuad muda United.

Yang mengejutkan, Morimoto mengaku tak tertarik dengan United. Ia ingin tetap tinggal bersama Rossazzurri.

"Saya tidak ingin berpikir mengenai timnas Jepang. Satu hal yang saya ingin pikirkan adalah perkembangan Catania, dan saya tidak ingin meninggalkannya," ujar Morimoto kepada Studio Sport, Kamis 5 Maret 2009.

“Mengetahui klub penting macam Manchester United tertarik pada Anda maka itu akan selalu menarik. Karena United adalah tim terbaik di dunia," tambahnya.

“Tapi saya berterima kasih Presiden dan Direktur Pietro Lo Monaco. Mereka tidak akan menjual saya berapa pun harga yang ditawarkan. Hasrat saya hanya ingin tinggal lama di sini," tambahnya.

Morimoto sendiri bergabung ke Catania sejak 2006 silam. Total, Morimoto telah bermain sebanyak 34 kali dan mencetak enam gol di Liga Italia.

Read More..

Wednesday, March 4, 2009

Presiden Lazio Divonis Dua Tahun

Pengadilan di Italia menjatuhkan vonis dua tahun penjara terhadap presiden klub Lazio Claudio Lotito, Selasa, dalam kasus kecurangan jual-beli saham dan kegagalannya menunjukkan perpanjangan kepemilikan sahamnya di klub tersebut.

Para jaksa di pengadilan Milan berpendapat bahwa saat pengusaha konstruksi Roberto Mezzaroma membeli 14,6 persen saham klub Lazio pada 30 Juni 2005, ia melakukan pembelian atas nama Lotito.


Jaksa mengatakan, Lotito yang menyelamatkan Lazio dari masalah keuangan ketika ia memberi klub kota Roma itu pada 2004, tidak memperlihatkan bahwa ia berada di belakang pembelian saham tambahan karena hal itu akan memaksanya mengajukan penawaran untuk semua saham klub.

Mezzaroma dijatuhi hukuman 20 bulan penjara dan denda 55,000 euro (69,560 dolar AS).

Lotito juga didenda 65.000 euro sebagai tambahan atas hukuman penjara.

Masa kurungan pertama di Italia belum dimulai hingga suatu proses banding diselesaikan.

Sumber pengadilan mengatakan bahwa Lotito dan Mezzaroma kemungkinan tidak menjalani kurungan karena adanya pengampunan oleh pemerintah pada 2006.

"Kami tergetar dan yakin bahwa pengadilan banding akan menyatakan mereka tidak bersalah," kata pengacara kedua terdakwa, Gian Michele Gentile dan Matteo Uslenghi seperti dikutip situs Gazzetta dello Sport.

Lazio di kompetisi Seri A Liga Italia berada di urutan kedelapan klasemen sementara dengan 38 poin dari 26 kali main

Read More..

Tuesday, March 3, 2009

Beckam Setara Kaka


Saat pertama David Beckham datang ke Giuseppe Meazza, Carlo Ancelotti mengaku tak berencana ingin memaikannya. Tapi belakangan dia mengetahui kalau Becks layak jadi pemain utama karena setara dengan Kaka.

Seperti diberitakan sebelumnya, upaya Milan untuk mendapatkan Beckham secara permanen mulai menampakkan tanda-tanda positif . Meski belum tercapai kesepakatan secara formal, namun gelandang 33 tahun itu diyakini tinggal menunggu waktu sebelum jadi penguni tetap skuad Diavolo Rosso.

Dan Carlo Ancelotti beserta petinggi Rossoneri ternyata punya alasan sendiri yang cukup kuat untuk bisa mempertahankan mantan pemain Real Madrid dan Manchester United itu. Meski usianya beranjak senja, Becks di mata Carletto masih punya kemampuan untuk bertarung di level atas.

“Di awal dia berlatih bersama kami dia tak berharap dimainkan. tapi setelah melihat bagaimana dia menjalani latihan. Saya memilihnya untuk masuk starting XI," ungkap Carletto di Channel4.

Ancelotti malah mengungkapkan rahasia kalau Diavolo Rosso sesungguhnya sudah mengincar Beckham sejak empat tahun lalu. Sebuah keputusan yang diyakini pelatih 49 tahun itu tidak akan salah karena pesepakbola internasional Inggris itu disebutnya setara dengan bintang Milan lainnya, Kaka.

“Kami sudah mencoba mendatangkannya sejak empat tahun lalu. Saya katakan kalau dia adalah pemain yang hebat, tapi bukan superstar, bahkan jika performa dan karakternya memikat saya. Di lapangan David selalu lebih dulu melihat situasi. Visi yang dimilikinya lebih baik dibanding saat bermain untuk Manchester United dan dia setara dengan Kaka."

“Dia mungkin lambat, tapi secara taktik dan teknik dia memiliki kekuatan. Dia juga cerdas dan pekerja keras. Beckham sungguh ganas," pungkas pelatih yang posisinya tengah disorot menyusul serangkaian hasil buruk yang didapat Milan itu.

Football Update news on www.football-bola.blogspot.com

Read More..

Juve Kalah Karena Jadwal Padat


Juventus melewati leg I semifinal Coppa Italia dengan kekalahan. Padatnya jadwal disebut Claudio Marchisio sebagai salah satu penyebab kekalahan tersebut.



Juventus dibekuk Lazio 1-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (4/3/2009) dinihari WIB. Marchisio menyebut, timnya tak bermain dengan kompak di setengah jam terakhir. Ditambah lagi, faktor padatnya jadwal yang membuatnya dan rekan-rekannya kelelahan.

"Di babak kedua, terutama di 30 menit waktu tersisa, kami main tidak bagus dan tidak kompak. Kami seharusnya tidak membiarkan ini terjadi," ujar Marchisio dikutip dari situs resmi Juve.

"Seluruh tim merasa marah karena kami datang kemari dengan tujuan bermain baik. Wasit memang menganulir satu gol yang kami cetak. Namun bukan berarti lantas kami boleh bermain seperti yang kami tujukkan di babak kedua," tambah pilar muda 'La Vecchia Signora' ini.

"Yang jelas jadwal yang padat membuat kami lelah baik secara fisik dan mental," pungkasnya. Dalam dua minggu terakhir, Juventus bermain empat kali. Selain melawan Lazio di Copa Italia, sebelumnya tim Zebra ini menghadapi Palermo (21/2/2009) dan Napoli (28/2/2009) di Seri A serta Chelsea di Liga Champions (25/2/2009).

Sementara itu, portiere Alex Manninger yang dipasang dalam laga melawan Lazio memilih untuk mengungkapkan optimismenya.

"Sungguh menyesakkan kami kalah di babak kedua. Di babak pertama kami bermain baik dan unggul lewat gol Iaquinta. Di babak kedua kami seharusnya mengendalikan permainan lebih baik. Yang jelas, masih ada 90 menit di kandang dan kami bisa memenanginya," tukas kiper asal Austria ini.

Read More..

Ranieri Soroti Wasit


Kekalahan 1-2 di tangan Lazio, ditanggapi dengan lapang dada oleh Claudio Ranieri. Yang ia sealkan hanyalah beberapa keputusan wasit yang disebutnya banyak merugikan Bianconeri

Dalam pertandingan leg I semifinal Coppa Italia yang berlangsung hari Rabu (4/3/2009) dinihari WIB, Juve sempat memimpin terlebih dulu lewat gol Marco Marchionni di babak pertama. Namun, keunggulan tersebut tak mampu dipertahankan hingga akhir laga.

Pada babak kedua, La Vecchia Signora sempat mencetak gol lewat Vincenzo Iaquinta, namun gol tersebut akhirnya dianulir oleh wasit. Kala itu, Iaquinta diklaim sudah terjebak dalam posisi off-side.

"Saya tak terkejut," ujar Ranieri di Channel4, merujuk pada sorotan yang diberikan kepada wasit.

"Di luar itu, keseluruhan pendekatan wasit agak sedikit merugikan kami dan dia sering melayangkan kartu kuning kepada kami. Tapi, ya sudahlah, mari kita memandang ke depan," tandasnya.

Sebelumnya, kekalahan dari Lazio ini disebut oleh gelandang Juve, Claudio Marchisio, juga disebabkan oleh faktor kelelahan. "Yang jelas jadwal yang padat membuat kami lelah baik secara fisik dan mental," tukas Marchisio.

Read More..

Iklan Gak Jelas ( isi diluar tanggung jawab pemilik blog )

Free Advertising

  ©Template by Dicas Blogger.

TOPO