Bisnis Pemain Bola Di Seluruh Dunia

Showing posts with label Liga Spanyol. Show all posts
Showing posts with label Liga Spanyol. Show all posts

Sunday, March 13, 2011

Benzema pusingkan Mourinho



Madrid - Dua gol Karim Benzema membawa Real Madrid meraih kemenangan penting atas Hercules. Benzema pun membuat Jose Mourinho pusing--dalam konotasi positif.

Berkat dua gol dari Benzema itu, Madrid sukses menundukkan Hercules 2-0 dan membawa mereka merapatkan jarak dengan Barcelona. Berkat kemenangan itu, Madrid kini tinggal tertinggal empat angka dari Barca.

Suburnya penyerang asal Prancis itu juga menjadi penawar dari masalah akibat absennya Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain, yang memang sudah lama absen akibat cedera. Mourinho tentu senang, dan sekaligus pusing, karena ia kini punya banyak opsi bagus di lini depan.

"Saya senang memiliki masalah ketika menentukan susunan pemain dan siapa yang harus saya pilih. Tak ada seorang pun yang posisinya aman," ujarnya di Reuters.

"Karim bermain lebih baik dari sebelum-sebelumnya dan melakukan banyak hal yang belum pernah ia lakukan sebelumnya."

"Kami bahkan membuat lelucon bahwa dia bisa memenangi duel udara di tiang dekat ketika kami bertahan menghadapi sepak pojok. Dia senang."

"Dengan Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain cedera, dia telah mencetak empat gol dalam dua laga terakhir untuk mengamankan enam poin di liga," tukasnya.

Sejauh ini Benzema telah bermain sebanyak 25 kali di liga dan sudah menyumbang sembilan gol untuk El Real. Dia juga menjadi pahlawan ketika Madrid menghadapi Lyon di leg I perdelapanfinal Liga Champions lewat gol penyama kedudukannya.

Read More..

Thursday, May 14, 2009

Barcelona mencapai ambisi

Barcelona Juara Copa del Rey
Para pemain Barcelona (dari kiri), Sergi Basquets, Yaya Toure, dan Samuel Etoo merayakan sukses mereka menjuarai Copa del Rey.
Artikel Terkait:

KAMIS, 14/5/2009 | 06:37 WIB

VALENCIA, KOMPAS.com — Barcelona menjuarai Coppa del Rey setelah mengempaskan Athletic Bilbao pada pertandingan final di Stadion Mestalla, Kamis (14/5) dini hari WIB. Sukses ini membuka jalan Barcelona mencapai ambisi treble.

Barcelona sempat tertinggal 0-1 seusai Gaizka Toquero menaklukkan Jose Pinto pada menit kesembilan. Memanfaatkan sepak pojok Francisco Navarro Yeste, Toquero menanduk bola melesak di celah tiang jauh gawang Pinto.

Barcelona baru mampu menyamakan kedudukan melalui Yaya Toure pada menit ke-30. Dari luar kotak penalti, Yaya mengempaskan bola ke sudut kanan bawah gawang Gorka Iraizoz.

Daya juang Bilbao berhasil meredam ambisi menang "Blaugrana". Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Barcelona menaikkan tempo permainan. Bermodal penguasaan bola, mereka mendikte permainan Bilbao.

Setelah menunggu hingga menit ke-54, Barcelona akhirnya unggul 2-1 melalui Lionel Messi. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Samuel Eto'o yang ditepis Iraizoz, Messi menyepak bola ke tengah gawang Bilbao.

Empat menit kemudian, Barcelona memperbesar keunggulan menjadi 3-1. Kali ini, Bojan Krkic yang mempermalukan Iraizoz.

Menggiring bola sendirian masuk kotak penalti, Bojan berhadapan dengan Iraizoz. Dengan dingin, Bojan melepaskan bola ke sudut kiri bawah gawang Bilbao.

Pada menit ke-64, Barcelona memastikan gol keempatnya. Sekarang, Xavi Hernandez yang memaksa Iraizoz memungut bola dari dalam gawangnya.

Dipercaya mengeksekusi tendangan bebas, Xavi menembakkan bola ke sudut kanan atas gawang Bilbao. Bola begitu tipis melesak tepi dalam gawang sehingga tak terjangkau Iraizoz.

Gol Xavi menghanguskan asa dan mimpi Bilbao mengangkat trofi. Meski masih sesekali menyelipkan serangan, Bilbao tak juga menambah gol. Sementara Barcelona yang tampak sudah puas memilih menurunkan tempo dan mengurangi serangan. Keunggulan 1-4 bertahan hingga akhir laga. (EURO)

Susunan pemain:
Bilbao: 
Iraizoz; Koikili, Amorebieta, Iraola, Ocio; Toquero (Velez 63), Lopez (Susaeta 58), Yeste, Orbaiz (Etxeberria 63), Martinez; Llorente
Barcelona: Pinto; Pique, Puyol, Alves; Xavi (Pedro 87), Messi, Keita, Yaya Toure (Sylvinho 88), Busquets; Eto'o, Bojan (Hleb 83)


Read More..

Saturday, May 2, 2009

Keberanian, Modal Barca Menang di Bernabeu




AFP/Javier Soriano
Soal skill menawan, pemain Barcelona tak perlu lagi diragukan kemampuannya. Tapi satu hal yang menjadi kunci penting kemenangan atas Real Madrid di Santiago Bernabeu, itu adalah keberanian.

Dalam posisi tertekan karena selisih poinnya terus dipangkas Madrid dan tengah dijepit jadwal Liga Champions, Barca datang ke Santiago Bernabeu dalam posisi kurang diunggulkan. Namun yang terjadi di atas lapangan sama sekali tak menunjukkan hal tersebut.

Barca tetap tampil dengan kemampuan terbaik, bermain lepas seperti tanpa beban dan ganas menyerang tanpa ampun. Itu terasa lebih hebat karena venue pertandingan adalah Santiago Bernabeu, tempat yang jadi neraka buat banyak tim lawan. Tekanan yang datang terasa makin hebat karena Raul Gonzalez cs lebih dulu unggul melalui Gonzalo Higuain.


Tapi Barca kemudian mampu membalikkan keadaan, dan bahkan bisa unggul jauh. Dan yang menjadi modal utama Barca untuk bisa menangkal semua tekanan yang datang itu adalah keberanian yang tertanam di dalam diri Carles Puyol cs. Sesuatu yang sangat disyukuri oleh Pep Guardiola.

"Di Bernabeu satu-satunya cara yang dapat kamu lakukan adalah memberanikan diri. Saya sangat bangga karena mereka berhasil menunjukkan keberanian. Setelah kami tertinggal 1-0, kami mengambil bola dan membuat peluang. Seperti yang telah kami lakukan sepanjang musim, kami tetap berada pada keyakinan kami untuk memenangkansetiap pertandingan. Saya menyanjung para pemain akan keberanian, tekanan dan konsentrasi mereka," ungkap Guardiola seperti diberitakan Goal.

Dengan kondisi seperti ini, Barcelona tinggal butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan diraihnya titel juara. "Saya sangat puas. Ini merupakan salah satu hari paling bahagia dalam hidup saya.Datang kemari dan memainkan permainan seperti yang kami mainkan tadi bukan merupakan sesuatu yang mudah." pungkas pelatih 38 tahun itu

Read More..

Monday, April 6, 2009

Ramos dan Rekor Disiplin


Sergei Ramos (Reuters)Berita Bola: Madrid - Baru empat tahun bergabung dengan Real Madrid, belum terlalu banyak prestasi yang sudah dihadirkan Sergio Ramos. Kecuali di bidang disiplin, di mana Ramos sudah memecahkan rekor.

Ramos untuk sementara menjadi pemain Madrid dengan rataan kartu kuning terbanyak sepanjang masa. 'Prestasi' bek berusia 23 tahun itu bahkan sudah melewati mereka yang tergolong legenda seperti Fernando Hierro.



Dalam empat musim, termasuk musim ini, Ramos sudah mengantongi 50 kartu kuning alias rata-rata 12,5 kartu kuning per musimnya. Jumlah 50 kartu kuning itu juga menjadi jumlah terbanyak ke-8 di daftar penerima kartu kuning terbanyak Madrid sepanjang masa.

Di posisi teratas daftar tersebut ada nama Hierro yang mendapat 136 acungan kartu kuning. Namun Hierro meraihnya dalam 14 musim alias cuma 9,7 kartu per musimnya.

Kartu kuning terakhir Ramos dipetik ketika Madrid menghadapi Malaga di Liga Spanyol, Minggu (5/4/2009) dinihari WIB. Ramos menerima kartu kuning di menit 37.

Dilansir Goal, dengan kartu kuning itu Ramos mendapat larangan tanding di satu laga karena ia sudah mencapai batasan jumlah kartu kuning. Hukuman itu akan berlaku ketika Madrid berjumpa Valladolid pekan depan.

Berikut adalah delapan pemain Madrid dengan kartu kuning terbanyak:
1. Fernando Hierro (136 kartu kuning dalam 14 musim/rata-rata 9,7 per musim)
2. Guti (89 dalam 14 musim/6,3 per musim)
3. Michel Salgado (88 dalam 10 musim/8,8 per musim)
4. Manolo Sanchis (87 dalam 18 musim/4,8 per musim)
5. Roberto Carlos (73 dalam 11 musim/6,6 per musim)
6. Ivan Helguera (58 dalam 8 musim/7,25 per musim)
7. Michel (57 dalam 13 musim/4,3 per musim)
8. Sergio Ramos (50 dalam 4 musim/12,5 per musim)

Read More..

Saturday, March 7, 2009

Barcelona Perlebar Jarak dengan Madrid


Barcelona berhasil bangkit. Menghadapi Athletic Bilbao di Camp Nou, Sabtu 7 Maret 2009, Azulgrana menang dua gol tanpa balas.

Ini adalah kemenangan pertama Barca di empat pertandingan terakhir mereka di La Liga. Terakhir kali mereka menang 3-1 saat menghadapi Sporting Gijon 8 Februari lalu.

Tadi malam, gol pertama Barca tercipta di menit ke-17. Sergi Busquets merobek gawang Bilbao yang dikawal Gorka Iraizoz setelah mendapatkan umpan Xavi.

Barca bisa menggandakan keunggulan di menit 31. Mereka mendapat hadiah penalti setelah Andres Iniesta dilanggar di kotak penalti. Leo Messi yang menjadi eksekutor sukses mengirim Iraizoz ke arah yang salah. Skor 2-0 bertahan sampai pertandingan usai.




Di pertandingan lain di Bernabeu, Real Madrid gagal mengatasi tim sekota, Atletico. Kedua tim asal kota Madrid itu berbagi angka 1-1.

Madrid lebih dulu tertinggal setelah serangan balik Atletico membungkam hampi 80 ribu pendukung tuan rumah. Diego Forlan memanfaatkan umpan matang dari sayap kiri dan memperdaya Iker Casillas, penjaga gawang Madrid.

Tuan rumah baru bisa membalas gol Forlan di menit ke-57. Klass Jan Huntelaar menyelamatkan muka tuan rumah dengan golnya yang menembus gawang Leo Franco.

Tambahan satu poin membuat El Merengues makin jauh tertinggal dari Barca. Madrid kini punya 57 poin, tertinggal enam poin dari Barca di puncak klasemen.

Hasil lain

Villarreal 1-0 Espanyol


Read More..

Wednesday, March 4, 2009

Penghargaan Legenda Buat Raul


Penyerang Real Madrid, Raul Gonzalez Blanco, menerima penghargaan sebagai legenda. Penghargaan ini diberikan oleh Marca.

Acara digelar Selasa malam waktu setempat, 3 Maret 2009. Event ini mengundang pembaca media populer di Madrid itu, media lain serta beberapa pihak yang ingin berbicara dengan Raul alias fans.

Dalam sesi tanya jawab, Raul lebih banyak bercerita tentang peluang Madrid di La Liga. "Kami akan berusaha sekecil mungkin memangkas jarak dengan rival terdekat, Barcelona. Itu akan menjadi modal kuat saat melakoni duel Il Clasico antara kedua tim," kata Raul.

Soal derby Madrid lawan Atletico, akhir pekan ini, pria berusia 31 tahun ini menyebut sebagai laga sulit. Terutama karena Atletico baru saja meraih bekal kemenangan penting atas Barcelona. Tapi, Raul menyebut timnya akan menang.

Pemain Superior

Sanjungan muncul dari Jorge Valdano, mantan entrenador Real era 1990an. Valdano jadi pelatih yang mengizinkan Raul melakukan debut pada 1994 melawan Real Zaragoza.

Saat itu, Raul baru berusia 17 tahun, masih kurus dan jauh dari calon legenda Santiago Bernabeu.

“Raul adalah pemain superior. Ia seorang pesepakbola selama 24 jam. Ia selalu antusias di setiap laga,” sebut Valdano yang asal Argentina itu.

Menurut Valdano, Raul tak pernah melakukan kesalahan dua kali. Ia masuk lapangan seperti tempat bermain.

“Saya masih ingat di sesi latihan perdana. Ia ditendang oleh pemain senior sampai jatuh. Raul lalu menatapnya. Itu menunjukkan bahwa ia tak pernah punya rasa takut,” kenang Valdano.

Raul dan Valdano sempat berpelukan usai penghargaan itu. Kedua orang itu memang sangat dekat. Apalagi, Raul menamai anak pertamanya dengan Jorge, nama awal Valdano.


Read More..

Iklan Gak Jelas ( isi diluar tanggung jawab pemilik blog )

Free Advertising

  ©Template by Dicas Blogger.

TOPO